Kamis, 01 Mei 2014

The Simple Things: Hide and Secrets

Oh simple thing where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
(Keane)


Pernah mendengar lagu itu? Jika kamu menonton film adaptasi yang diperankan oleh Keanu Reeves dan Sandra Bullock, The Lake House, maka lagu Keane itu adalah soundtrack film tersebut. Tapi, kita kali ini kita tak sedang membicarakan film perjalanan waktu itu.

Hal-hal sederhana, seperti yang band Irlandia itu tulis, mungkin tidak semua dari kita berani mengingatnya. Bukan begitu, kan? Ada masa, saat usia melaju perlahan dan berlari semakin kencang, kita meninggalkan hal-hal sederhana dalam hidup untuk sesuatu yang lebih ... katakanlah “rumit.”

Kita tidak lagi menghabiskan waktu mengejar layang-layang, alih-alih berkelana membangun kesibukan. Pekerjaan, cinta, perubahan kepribadian, uang, tekhnologi, dan semua hal yang membuat hidup begitu hingar-bingar. 

Ada masa, ketika saya membenci diri saya sendiri. 

Saya kehilangan hal-hal yang dulu pernah begitu kurang saya sadari ternyata begitu memikat. Kesederhanaan dan kerahasiaan yang begitu unik dan tak perlu orang lain tahu. 

Ya, semua orang tidak harus tahu siapa kita, kan?

Dan semua orang tidak harus merasa lebih mengenal kita lebih dari diri kita sendiri. 

Hari-hari terakhir, saya menjadi mudah “terbuka” dengan lingkungan sosial. Apa penyebabnya? Aktualisasi. Pamer. God damned Internet. Ingin lebih banyak dilihat mata dan didengar telinga. Dan, saya kangen dengan apa yang dinamakan “bersembunyi”.

Saya tidak bisa mengerti bagaimana mungkin orang berduyun-duyun mengantri untuk menjadi publik figur: bintang film, politisi, pendakwah agama beratribut artis, jika mereka kehilangan ruang dan waktu untuk bersembunyi?

Itupun, jika awalnya mereka terbius dan menikmati ketenaran, ketika tiba waktu mereka terhimpit oleh padatnya jadwal, kekecewaan, atau mungkin kasus hukum, mereka akan memuja kerahasiaan dan “Gua Batman” untuk melarikan diri dari dunia. 

Oh ya, mereka akan membayar berapa pun untuk persembunyian dan kerahasiaan. 

Bagaimana dengan kamu? Apa kamu juga kehilangan hal-hal sederhana yang dulu begitu kamu suka?

Ingat-ingatlah kembali hal itu, jika bisa rebut kembali. Jika tidak ingat, tak apa. Tapi dia akan tetap menunggumu membangunkannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar