Tentu, jika ditanya hal semacam itu, akan ada beragam jawaban. Misalnya: Ya, aku telah membeli mobil sedan baru. Ya, aku telah membeli Blackberry dan macam macam gadget paling mutakhir. Ya, aku telah membeli sebuah mahar pernikahan yang sangat pantas dan berkesan untuk istriku.
Hey, tidak disangka ya? Ada banyak sekali yang telah kamu – atau mungkin kita - beli di sepanjang 2011.Tapi yang sesungguhnya menjadi pertanyaan adalah: apa yang sudah kamu – atau mungkin kita – jual di sepanjang 2011?
Bisa jadi itu adalah sesuatu tak kasat mata, tapi selalu ada bersama kita. Waktu, misalnya.
1 hari adalah 24 jam. Namun bagi di antara kita yang terbebani pekerjaan, mungkin cuma 4 atau 5 jam waktu yang kita habiskan untuk ada bersama orang-orang tercinta. Waktu bersama keluarga, istri, suami, atau sahabat. Selebihnya kita menjualnya kepada atasan. Kepada kantor. Kepada jam tidur karena penat dan lelah yang didapat sebelumnya.
Pernah pada suatu perbincangan singkat dengan Pak Luqman (beliau tidak perlu banyak diceritakan ya ,,, hehehe) bahwa saat masih muda volume pekerjaan itu akan begitu besar. Waktu kita juga banyak tersita olehnya.
Nah, volume kerja yang menumpuk itulah tantangan untuk mendapatkan pengetahuan sebanyak banyaknya. Lalu menurut beliau, dengan pengetahuan itulah nanti pelan pelan waktu menyelesaikan pekerjaan akan tereduksi.
Pelan, pelan, dan akhirnya semakin cepat. Jika semakin cepat selesai maka pasti ada banyak waktu luang tersisa. Itulah waktu yang seharusnya kita jual sepenuhnya untuk orang-orang tercinta.
Nggak rugi kok menjual waktu kepada orang-orang tercinta. InsyaAllah. Hehehe ...
Di 2012 nanti ada 366 hari. Harapan sederhana adalah di antara sela 366 hari itu ada lebih banyak waktu luang untuk diri kita sendiri. Lebih banyak yang kita jual kepada orang tercinta di samping kita. Lebih banyak waktu untuk sesuatu yang lebih berharga dari sekedar urusan pekerjaan.
Karena bagaimanapun waktu itu berharga. Sangat. Saat terlampaui, kita tak akan sanggup membeli kembali. Sementara, ketika ada di tengah tengah kita, tak ada yang tahu misteri apa yang akan dia bawa.
*
Eh, sudah ada kembang api di Langit Jember … Happy New Year ... : )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar