Kamis, 18 November 2010

Kerinduan? Humms..

Dia bernama Kerinduan:

tiada berhelai nafas; namun Ia pinjamkan secuil kehidupan
kepada Awan untuk merajut benang Hujan,

tiada diresapi indrawi; namun Ia wujudkan suatu azali
seperti bongkah Emosi terkuak ke dalam Api.

Dia desir yang melayang di celah malammu
hantarkan paras anggun Sita, atau bengis Rahwana sekalipun

Dia bibir yang menggumam di tutup senjamu
lantunkan sebait nama terpuji atau doa terkutuk sekalipun

Dia bernama Kerinduan:

tiada berlinang dosa; walau terlahir dari pelumat dunia
Goliath serakah pengerat ikatan manusia

tiada berkalung bunga; walau terlahir dari pecinta surga
Ibu harmoni damai semesta penjuru dunia

(.......)

Dia hanyalah sepotong kecil angan-angan
tertanam di setiap ceruk terdalam perasaan

layaknya hampa penghuni kesepian
menunggu percikan tuk sulut kobaran bara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar